 |
 |
|
|
| |
| |
| |
|
Statistics |
| Unique Visitors: 4 |
| Total Unique Visitors: 17212 |
| Visitors Out: 4 |
| Total Visitors Out: 4 |
|
|
|
| |
|
|
| |
|
| Aktivis 98 Tuntut Pemerintahan SBY-JK Keluarkan Kebijakan Pro Rakyat |
| 2007-09-05 08:24:04 |
Jakarta, Aktivis 98 mendeklarasikan pembentukan Perhimpunan Nasional Aktivis 98 di sebuah hotel di kawasan Cempaka Putih Jakarta Pusat, Minggu (29/7).Sekjen perhimpunan ini adalah Adian Napitupulu dengan presidium beranggotakan 20 orang yang berasal dari berbagai daerah. Dalam pembentukannya, mereka menuntut Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla untuk mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang pro terhadap rakyat.Dalam kata sambutannya, Sekjen Perhimpunan Nasional Aktivis 98, Adian Napitupulu menegaskan, akan terus memperjuangkan reformasi yang dinilainya selama ini telah gagal. Mereka juga menilai kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah maupun DPR tidak pro terhadap rakyat.Bahkan, mereka mengancam akan melakukan demonstrasi besar-besaran jika pemerintah terus tidak...
|
| |
|
| Aktivis 98 Persiapkan Merebut Kekuasaan |
| 2007-09-04 06:32:10 |
Senin, 16-07-2007 Jakarta, Tribun -- Aktivis 98, yang berperan menjatuhkan Soeharto dari tampuk kekuasaan, sedang menggalang kekuatan. Mereka mengancam akan merebut kekuasaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bila lewat jalur formal lewat parlemen tidak bisa."Caranya kami akan masuk lewat jalur pemilu, lewat partai. Kalau tidak berhasil, kami akan bikin gerakan turun ke jalan seperti tahun 1998," jelas Ketua Pelaksana Pertemuan Nasional 98 (Pena 98) Sangap Surbakti di Jakarta, Minggu (15/7). Menurut dia, rencana merebut kekuasaan tersebut akan dikonsolidasikan lebih lanjut pada Pertemuan Nasional Aktivis 98 yang berlangsung 27-29 Juli di Jakarta."Kita akan mengambil keputusan pada Pena 98 akhir bulan ini. Pertemuan ini akan diikuti ratusan aktivis 98 dari 33 provinsi di Indonesi...
|
| |
|
| Deklarasi Pena 98 |
| 2007-09-04 05:40:30 |
Minggu, 29 Juli 2007 15:07 WIBPara aktivis 98 menandai lima butir deklarasi dengan cap jempol darah.Jakarta: Perhimpunan Nasional Aktivis 1998 (PENA 98), Ahad (29/7), sepakat menjadi pelopor perubahan yang berpihak kepada rakyat. Lima butir hasil kesepakatan Rapat Paripurna PENA 98 ditandatangani Presidium dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PENA 98 dengan cap jempol darah. Pernyataan sikap tersebut adalah kesimpulan dari pertemuan selama dua hari di Jakarta. Kelima butir pernyataan di antaranya menilai pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla telah gagal memimpin negara ini dan mereka bertekad akan merebut kekuasaan untuk mempercepat agenda reformasi. Mereka juga mendeklarasikan pembentukan PENA 98 dengan Sekjen Adian Napitupulu dengan 20 orang presidium dari 24 provinsi. M...
|
| |
|
| Aktivis 98 Konsolidasi untuk Rebut Kekuasaan |
| 2007-09-04 03:35:29 |
Jumat, 27/07/2007Jakarta: Para mantan aktivis 98 berkumpul di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (27/7/2008). Mereka berkumpul guna membahas persiapan merebut kekuasaan yang dinilainya tidak ada kemajuan. "Ini dilakukan untuk merebut kembali kekuasaan karena pergantian penguasa sejak 1998 sampai sekarang tidak ada perubahan," kata Ketua Panitia Pertemuan Nasional (Pena) 98 Sangap Surbakti, di Jakarta, Jumat (27/7/2007).Sangap menambahkan, hingga saat ini pelanggaran hukum tidak pernah diselesaikan para pemimpin negeri saat ini. "Kami di sini untuk menyamakan pandangan politik, bahwa kita tidak mungkin memberikan kewenangan pada orang lain," tegasnya.Dalam pertemuan ini, akan digelar acara seminar serta rapat komisi yang membahas situasi politik terkini. Rencananya, ac...
|
| |
|
| |
 |
|
| |
| |
|
 |